sahabat

sayangilah sahabat,cintailah sahabat,jangan menyakiti hatinya, jangan mengecewakan hatinya, jadilah sahabat terbaiknya

Bahasa Inggris Payah

Seorang supir asal Jawa menabrak sebuah mobil, saat pergi dengan boss-nya. Dengan terbata-bata si Sopir minta maaf kepada si boss yang orang Inggris:
“Sorry Sir, I brake brake, do not eat. After I Check, the wheel no flower again ” (maaf pak saya rem-rem nggak makan, setelah saya cek rodanya nggak ada kembangannya lagi)
Begitu si Boss mau ikutan ribut sama yg ditabrak, si supir tersebut berkata
“Don”t follow mix Sir! The bring that car if not wrong is the children fruit from manager moneys, he stupid doesn”t play! let know taste”
(Nggak usah ikut campur Pak, yang bawa mobil itu kalo nggak salah anak buah dari manajer keuangan, dia memang goblok bukan main, biar tahu rasa)
Besoknya si supir tidak masuk kerja, terus pas lusanya dia masuk si boss bule bertanya, “Why you”re not coming?” Jawab si supir,” I am sorry boss, my body is not delicious, my body taste like enter the wind” (maaf boss badan saya tidak enak, badan saya rasanya seperti masuk angin)
“I really don”t know what”s your point!” kata bossnya
“yes.. how yes?…. I am alone migrain Sir will how the speak , but yes already, how many-how many people Java can speak England”
(puyeng Pak mau bagaimana ngomongnya, tapi yo uwis lah.. piro-piro wong jowo iso ngomong Inggris..)
selanjutnya

Sudah Punya Hotel?

Seorang kakek tua perokok berat berusia 70 tahun dengan nafas tersengal sengal mendata ngi dokter langganannya. Si kakek telah tiga kali mendatangi dokter langganannya dalam satu bulan terakhir ini.
Pasien : ” Dokter, nafas saya sudah tiga hari ini terasa berat dok, susah tidur dok “.
Rupanya si dokter sudah kesal dengan keban delan si kakek yang tidak mau berhenti mero kok.
Dokter : ” Bapak ini gimana sih, saya sudah berkali kali katakan berhentilah merokok. Be rapa umur bapak sekarang …”
Pasien : “70 tahun dok.”
Dokter : “Mulai umur berapa Bapak merokok “.
Pasien : ” Umur 16 tahun dok ”
Dokter :” Nah, coba Bapak bayangkan merokok dari umur 16 tahun sampai umur 70 tahun….ka
lau uang buat beli rokok itu Bapak kumpulkan, sudah bisa buat bikin hotel..”
Si kakek rupanya tersinggung berat.
Pasien : ” Begini Dok. Dokter umurnya seka rang berapa tahun “.
Dokter : ” Sama seperti Bapak, 70 tahun “.
Pasien : ” Dokter merokok ? “.
Dokter : ” Ooh jelas enggak dong “.
Pasien : ” Sudah punya hotel ???”.
selanjutnya

Membuat kuda Tertawa dan Menangis

Seorang pengelana yang terdampar di sebuah gurun, kelaparan dan berhasil menemukan sebuah penginapan restoran. Dilihatnya restoran tersebut dipenuhi oleh orang sepertinya.
“Wah, senasib nih ama gue, kesasar”, pikirnya. Setelah duduk ia lalu memesan makanan, karena ramai maka pesanannya datang kelamaan. Selagi menanti,ia pergi ke toilet. Di depan dilihatnya seekor kuda tertambat, dan di depannya ada sebaskom uang recehan satu dollar. Iseng2 ia bertanya pada karyawan di situ,
“Apa maksudnya itu?” katanya sambil menunjuk ke arah kuda tersebut.
“Oh itu merupakan hiburan di sini. Anda masukkan satu dollar anda ke dalam baskom itu, lalu bila anda berhasil membuat kuda itu tertawa, anda bisa mengambil semua uang di baskom”.
Ia lalu memutuskan untuk mencobannya. Lalu ia membisikkan sesuatu ke telinga kuda itu, tak lama kemudian kuda itupun tertawa terkikih-kikih.
Ia memenangkannya.
Semua orang heran di buatnya.
Keesokan harinya kemudian dia menemukan pemandangan yang sama. Setelah bertanya, lalu di jelaskan bahwa kali ini sayembaranya adalah membuat kuda itu menangis.
“Kali ini anda tidak akan seberuntung waktu lalu”, kata orang itu.
Ia kemudian mencobanya lagi.dan ia berhasil lagi!!.
Karena terlalu heran seorang penonton bertanya,
“Luar biasa,apa yg anda lakukan terhadap binatang itu?”
Ia lalu menerangkan,
“Ia kubuat tertawa sesudah kubisikkan bahwa’anu-ku’ lebih besar dari miliknya,dan ia kubuat menangis sesudah kutunjukkan’anu-ku’…”
selanjutnya

Jelek dan Bego

Ada suami istri berdoa kepada Tuhan.
Sang suami adalah seorang profesor, tetapi sangat jelek dan sang istri orang dusun yang cantik tapi sangat bego sekali.
Suami: “Ya Tuhan, semoga kelak anak saya lahir pinternya seperti bapaknya dan cantik seperti ibunya.”
selang 5 tahun kemudian.
Tuhan: “Selamat bayi Anda jelek dan bego seperti orang tuanya.”
selanjutnya

Pas Makan Ada…

Ada keluarga sedang makan bersama diruang makan seorang anak mau bicara kepada ayahnya
Anak : “Pak ada …”
Ayah : “Ssst kalau makan tidak boleh bicara”
Anak : “Tapi yah ada …”
Ayah : “Ayah bilang kalau makan tidak boleh
bicara.”
(ketika selesai makan si ayah tanya)
Ayah : “Sekarang kamu boleh bicara, apa yang
mau kamu katakan?”
Anak : “Saya mau bilang bahwa tadi ada maling
ambil jemuran kita”
Ayah : “Hah ?!!?”
selanjutnya

Tuhan dan Polisi

Seorang bocah yang sangat ingin melanjutkan sekolah,tetapi orang
tuanya tidak mempunyai uang untuk membiayai sekolahnya.Lagipula ibunya yang sedang
sakit membutuhkan biaya untuk membeli obat.

Akhirnya dia memutuskan untuk menulis surat kepada Tuhan :

Kepada Yth
Tuhan
di Surga

Tuhan yang baik, saya mau melanjutkan sekolah, tapi orang tua saya tidak
punya uang.
Ibu saya juga sedang sakit, mau beli obat.Tuhan saya butuh uang Rp 20.000
utk beli obat
ibu, Rp 20.000 untuk membayar uang sekolah, Rp 10.000 untuk membayar
uang seragam, dan uang buku Rp 10.000. Jadi semuanya Rp 60.000

Terima kasih Tuhan, saya tunggu kiriman uangnya.
Dari : Rio.

Rio pun pergi ke kantor pos untuk mengirim suratnya. Membaca tujuan surat
tersebut, petugas kantor pos merasa iba melihat Rio, sehingga tidak
tega mengembalikan suratnya.

Bingung mau di kemanain surat itu, akhirnya petugas pos itu
menyerahkannya ke kantor polisi terdekat.Membaca isi surat itu, Komandan polisi merasa iba dan
tergerak hatinya utk menceritakan hal tsb kepada anak buahnya. Walhasil, para polisi pun
mengumpulkan dana utk di berikan ke Rio, tetapi dana yang terkumpul hanya Rp 55.000,-

Sang Komandan pun memasukan uang yang terkumpul ke dalam amplop, menuliskan
keterangan : ” Dari Tuhan di Surga ” dan menyerahkan ke anak buahnya
utk di kembalikan ke Rio. Menerima uang tsb, Rio merasa sangat senang permintaannya
terkabul, walaupun yang di terima hanya Rp 55.000,-. Rio pun bergegas
mengambil kertas dan pensil, dan mulai menulis surat lagi :
“TUHAN LAIN KALI KALO MAU KIRIM UANG, JANGAN LEWAT POLISI,
KARENA KALO LEWAT POLISI DI POTONG RP 5.000,-”
selanjutnya

CERITA LUCU

Dua minggu yang lalu merupakan ulang tahunku yang ke-35 dan moodku tidak terlalu baik pada pagi itu. Aku turun untuk sarapan dengan harapan istriku akan mengucapkan dengan penuh sukacita "Selamat ulang tahun suamiku tersayang" dan mungkin saja dengan sebuah kado ulang tahun untukku. Waktu berlalu dan bahkan dia tidak mengucapkan selamat pagi. Aku berpikir, ya... itulah istri, tapi mungkin anak-anakku akan mengingat kalau hari ini aku berulang tahun. Anak-anak datang ke meja makan untuk sarapan namun mereka juga tidak mengatakan satu patah katapun. Akhirnya aku berangkat ke kantor dengan perasaan penuh kecewa dan sedih.
Ketika aku masuk ke ruangan, sekretarisku Janet menyapaku "Selamat pagi Boss, selamat ulang tahun". Dan akhirnya aku merasa sedikit terobati mengetahui ada seseorang yang mengingat hari ulang tahunku. Aku bekerja sampai tengah hari dan kemudian Janet mengetuk pintu ruanganku dan berkata "Apakah Anda tidak menyadari bahwa hari ini begitu cerah di luar dan hari ini adalah hari ulang tahun Anda, mari kita pergi makan siang, hanya kita berdua". Aku berkata "Wow, itu adalah perkataan yang luar biasa yang saya dengar hari ini, mari kita pergi".
Kami berdua pergi makan siang. Kami tidak pergi ke tempat dimana kami biasanya makan siang, tetapi kami pergi ke tempat yang sepi. Kami memesan 2 botol martini dan sangat menikmati makan siang kami. Dalam perjalanan pulang ke kantor, dia berkata "Anda tahu ini adalah hari yang begitu indah, Kita tidak perlu kembali ke kantor kan ?". Tidak perlu, saya pikir tidak perlu, jawabku. Lalu dia mengajak saya untuk mampir ke apartemennya.
Setelah tiba di apartemennya, dia berkata "Boss, jika Anda tidak keberatan, saya akan pergi ke ruang tidur dan melepaskan sesuatu agar lebih nyaman". Tentu saja sahutku dengan gembira. Dia pergi kekamar tidur dan kira-kira enam menit kemudian dia keluar membawa kue ulang tahun yang besar diiringi oleh istri, anak-anakku dan sejumlah rekan kerja kami sambil menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun.
Aku hanya duduk terpaku disana. Di sebuah sofa panjang....... telanjang tanpa sehelai benang.
selanjutnya